Posted on Leave a comment

Kapan Harus Memberikan Makanan Kucing Basah atau Kering?

Banyak orang menjadikan kucing sebagai hewan peliharaannya. Sejak saat itu, berbagai cat food atau makanan kucing dengan tekstur dan merek yang beragam bermunculan. Mulai dari yang paling terkenal seperti Whiskas, Meo dan Friskies, hingga yang lebih premium seperti Equipoise, Royal Canin, Orijen dan Blackwood. Pernah bingung memilih yang mana?

Jenis makanan kucing ada banyak, dari makanan utama hingga snack. Beri makan kucing Anda makanan yang mengandung nutrisi dan gizi berdasarkan faktor keturunan dan kebutuhan. Makanan kucing ada 2 jenis, yaitu makanan basah dan makanan kering. Namun, makanan kering lebih cocok dijadikan sebagai makanan pokok karena memang makanan ini yang dapat bertahan lama dan harga yang bersahabat. Selain itu, makanan kering melatih gigi kucing dan membantu mencegah terjadinya plak dengan tidak meninggalkan noda pada gigi kucing.

Siapkan makanan basah jika kucing Anda membutuhkan banyak air

Bagi Anda yang khawatir dengan asupan air Anda atau memiliki kucing yang giginya melemah (anak kucing atau kucing tua), coba berikan makanan basah. Selain kandungan airnya yang tinggi, wet food memiliki rasa yang lebih dibandingkan dengan dry food, sehingga lebih efektif jika diberikan pada kucing yang kurang nafsu makan.

Tidak hanya manusia, kucing juga akan merasa bosan jika makan makanan itu-itu saja. Gabungkan makanan kering dan basah. Misalnya, jika Anda sudah memberi makan salmon kering, beri makan ayam basah juga. Pilih bahan utama yang berbeda agar nutrisinya memuaskan.

Lengkapi nutrisinya dengan snack

Untuk kucing yang kurang nafsu makan sangat disarankan untuk memberikan snack atau makanan pendamping. Makanan ringan juga bisa dijadikan makanan pokok dalam makanan utama. Selain itu cocok juga untuk kucing yang sedang diet karena camilan dapat memenuhi kebutuhan nutrisinya.

Anda juga bisa menggunakan camilan sebagai cara memberikan cemilan kepadanya. Jenisnya juga ada banyak sekali, ada yang berupa potongan daging, snack kering, pasta dan lain-lain. Jadi, jangan lupa selalu siapkan snack kucing untuk rumah Anda.

Makanan yang mengandung protein hewani berkualitas tinggi adalah yang terbaik

Sterilisasi ialah menghilangkan fungsi reproduksi kucing dengan membuang organ reproduksinya. Sterilisasi bisa dilakukan saat kucing berumur 6-10 bulan. Setelah Steril, metabolisme kucing Anda akan turun dan berat badannya bertambah dengan mudah, tetapi itu tidak berarti mereka harus diberi makanan diet. Yang terbaik adalah Anda terus memberikan makanan bergizi selama proses penyembuhan.

Memberikan protein berkualitas tinggi, tanpa biji-bijian, tanpa aditif. Makanan berkualitas akan membuat kucing Anda cepat kenyang untuk mencegah obesitas. Sejumlah besar kucing tidak nafsu makan setelah berpuasa setelah operasi. Jadi, pilihlah makanan yang bisa melengkapi nutrisi meski dalam porsi kecil.

Taurine dan asam amino esensial dapat mencegah gangguan penglihatan pada kucing

Sama seperti manusia, penglihatan kucing menurun seiring bertambahnya usia. Taurin dan asam amino esensial dipercaya dapat mencegah dan mengobati masalah penglihatan. Makanan kucing bergizi sudah termasuk taurin dan asam amino esensial dalam formulasinya.

Akan tetapi, tetap Anda diharuskan memeriksa label bahan dasar karena makanan yang memiliki kualitas rendah masih banyak dijual diluar sana. Pilih makanan berprotein hewani seperti tuna, ayam, dan bonito (katsuo). Dagingnya kaya akan taurin yang dapat mencegah gangguan penglihatan seperti glaukoma, katarak dan degenerasi retina pada kucing.

Berikan sedikit kebersihan mulut untuk mencegah karang gigi pada kucing Anda

Kucing bisa saja terjangkit penyakit periodontal seperti misalnya karang gigi, bau mulut, sariawan pada gusi dan masih banyak lagi. Menjaga kebersihan mulut sebaiknya dilakukan sebagai tindakan pencegahan karena produk ini mengandung antibakteri dengan formula yang sama dengan pasta gigi. Anda juga bisa memberi makanan kering dengan biji-bijian besar.

Jika memungkinkan, gosok gigi kucing Anda secara teratur. Namun, jangan pernah memaksa kucing yang memberontak untuk menyikat giginya karena hal ini hanya akan mengakibatkan cedera. Jadi mulailah memperhatikan kesehatan gigi kucing kesayangan Anda, dimulai dengan makanan yang tepat.